Saya kangen malam. Menghabiskannya ditemani bulan. Atau kalo tak nampak, cukup disinari lampu-lampu ibukota.
Merindukan malam bersama teman. Melihat orang mabok-mabokan. Dan saya satu-satunya yang waras, diam memperhatikan.
Atau sekedar makan di pinggir jalan. Bercengkrama bersama kawan. Saling bercerita. Saling bertukar cerita jenaka. Saling menjahit kata-kata yang berakhir sesak oleh semangat.
Kangen, pada temaramnya. Rindu pada suasananya. Syahdu oleh kenangannya. Ah, malam selalu indah dimata saya.
Dulu, saat saya sedang jenuh di kubikel kantor. Saya akan memasang earphone, lantas mendengarkan musik jazz, membayangkan suasana kafe. Mengenangkan nikmatnya seruput demi seruput kopi, yang memenuhi sepasang rahang.
Ah..malam. Engkau selalu menawan.
No comments:
Post a Comment